Puisi: EILANG dan KETIADAAN MU

Eilang…yang kering dan membatu

Bagaikan batu ribuan tahun di zaman purbakala
Lihat… tak ada lumut dan pohon yang tumbuh, gersang, kering dan rapuh…

Tak kala Sang Ilahi menangis
menatapmu dari tahta kebesaranNya
melihat mu kering dan membatu

Pararat