Renungan Sabtu 2 Juni 2018

Matius 16:17:  “Kata Yesus kepadanya: Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu di sorga”.

 

Mengaku iman? Ya, siapa takut, sebab Tuhan sudah ada dalam kita. Ini nyata dalam diri Simon Petrus yang mengaku iman kepada Yesus sebagai buah pengenalan siapa Yesus. Simon Petrus yang adalah murid Yesus menyatakan iman yang luar biasa di hadapan Yesus bahkan Yesus mengapresiasi integritas Simon Petrus di dalam ucapan. Dalam hal ini, Yesus menegaskan bahwa karunia mengaku bukanlah datang dari diri kita sendiri, melainkan itu adalah semata karunia Tuhan. Sebagaimana dikatakan dalam 1 Korintus 12:3, bahwa tidak ada yang bisa mengaku Yesus adalah Tuhan, jika tidak dari Roh Kudus

 

Perkataan Tuhan Yesus menyadarkan kita ternyata “beriman” adalah karunia atau pemberian atau hadiah (gift). Alangkah bahagianya dan terberkatinya kita ketika kita mengenal Tuhan dan percaya kepadaNya, sungguh beruntungnya kita dimiliki oleh Tuhan Yesus. Untuk itu, kiranya hidup kita harus kita sesuaikan dengan apa yang kita imani. Beriman kepada Yesus artinya hidup di dalam Yesus, hidup di dalam aturan Tuhan Yesus, perintahNya, nasihatNya dan pengajaranNya. Tentu, dengan perkataan dan perbuatan bisa kita buktikan bahwa kita adalah orang-orang yang sudah hidup di dalam Firman Tuhan, sehingga dengan perkataan dan perbuatan baik yang kita lakukan, maka kita membagikan kebaikan Tuhan seluas-luasnya di mana dan kemanapun kita melangkah. Jangan pernah menyerah dan takut untuk mengaku Yesus adalah Tuhan, sebab Tuhan sudah ada dalam hati kita. Selamat beraktifitas, Tuhan Memberkati. Amin. (FIS)

Pararat

Leave a Reply

Your email address will not be published.