Renungan Harian Senin 2 Juli 2018

Kejadian 1:28: “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi”.

Syalom bagi kita semua. Tidak bisa dibayangkan jika bumi dipenuhi oleh manusia. Dipenuhi bisa mengandung makna bahwa semua bagian bumi diisi oleh manusia. Jika ini terjadi, apakah akan menjadi masalah? Mengingat kondisi jaman kini 2018 ini juga kepadatan penduduk sudah menjadi masalah di berbagai negara? Apakah Tuhan sudah memperhitungkan jika seluruh bumi dipenuhi oleh manusia maka manusia akan baik-baik saja? Sebagian kita bisa menjawab bahwa Tuhan menjamin bahwa manusia akan baik-baik saja; namun sebagian yang lain dari manusia akan mengatakan bahwa ini bisa menjadikan kekacauan yang tidak menentu.

Apakah sedemikian kita memahami nas ini? Tentu tidak. Ketika Tuhan memberkati umatNya artinya Allah memberikan hal yang baik dan sempurna kepada manusia. Dari semula, Tuhan sudah menyediakan tempat dan makanan bagi manusia dengan ekosistem yang sempurna. Namun sebagaimana kita tahu, manusia merusak bumi karena dosa manusia. Dosa manusia membuat bumi terkutuk. Meskipun demikian, sejatinya Tuhan tidak pernah membiarkan manusia begitu saja, tetap janji dalam FirmanNya nyata, bahwa manusia tetap harus beranakcucu dan bertambah banyak untuk memenuhi bumi. Alangkah indahnya jika seluruh manusia yang mendengar dan melakukan Firman Tuhan memenuhi bumi. Tuhan menginginkan hal itu terjadi dengan firmanNya. Jika bumi dipenuhi oleh anak-anak terang maka bumi ini akan sangat indah dan sempurna.

Tuhan merindukan manusia menjadi anak-anak terang dan memenuhi bumi dan menguasai, menaklukkan segala binatang yang ada di bumi dalam arti memelihara, menata, menjaga dan memperhatikan ciptaan Tuhan lainnya, bukan menyalahgunakan atau mengeksploitasi ciptaan lainnya untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu.

Sebagai orang percaya, kita yakin bahwa Tuhan memberkati kita di dalam kehidupan kita. Kita mempersiapkan diri menerima berkat Tuhan berupa kekayaan, kehormatan dan juga keturunan sesuai pemberian Tuhan. Tuhan juga merindukan kita untuk menjadi mitra kerja Allah untuk memelihara bumi yang adalah tempat di mana kita tinggal dan menetap. Selamat berkarya di dalam Tuhan, Tuhan memberkati. (FIS)

Pararat

Leave a Reply

Your email address will not be published.