Renungan Harian 11 Juni 2018

Percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan

Pada masa mudanya, seorang theolog Agustinus sangat terkenal sebagai pemuda berandalan, pemabuk dan bejat moralnya. Kemudian ia bertobat dengan menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamatnya.

Suatu hari, ia berjalan-jalan di dermaga. Tiba-tiba muncul seorang wanita cantik dengan genitnya menyapa dan menariknya sambil berkata “Agustinus, mari mampir”. Agustinus memperhatikan wanita yang menyapanya, ternyata wanita itu adalah penghuni rumah bordil yang dulu sering dikunjunginya. Dengan tenang Agustinus melepaskan diri dair tarikan wanita itu dan menjawab ajakan wanita cantik dengan mengatakan “Saya bukan Agustinus”. Dengan heran wanita itu berkata, kalau kamu bukan Agustinus, lalu siapa kamu ini? Dengan mantap Agustinus menjawab: Agustinus yang kamu kenal dulu itu sudah mati. Sekarang yang berdiri didepanmu bukan Agustinus, tetapi Agustinus yang percaya dan mempercayakan diri hidup di dalam Tuhan Allah saja.

Setelah itu ia meninggalkan wanita itu berdiri terbengong-bengong denga seribu pertanyaan dalam hatinya. Allah itu adalah keselamatan kita, Allah itu adalah kekuatan. Hidup di luar Tuhan pasti kehancuran. Ketika kita menghadapi penderitaan, percaya dan percayakan dirimu kepada tangan Tuhan. Ia akan menyelamatkan hidupmu, tidak sampi disitu saja, mata air yang jernih, bersih akan memberi kesejukan bagi orang yang lelah dan lemah. Terimalah Yesus menjadi air hidup bagimu, sebab Dialah mata air yang menyejukkan, datanglah kepada Dia, sebab dalam Dia ada keselamatan. (Guru M. Manullang)

Pararat

Leave a Reply

Your email address will not be published.