Renungan 2 April 2018

Yesaya 25:6-9

Semua orang percaya bersaksi mengatakan bahwa “Jahowa Jireh/ Tuhan menyediakan” segala sesuatu di dalam kehidupan. Keyakinan ini menegaskan bahwa apapun yang kita miliki adalah buah dari pemeliharaan Tuhan di dalam hidup. Dimulai dengan tubuh dan roh/nyawa sehingga kita menjadi makhluk hidup yang sempurna, kemudian dengan segala yang kita miliki dalam berbagai bentuk yang kita nikmati, baik berupa bentuk kesehatan, keluarga, harta benda, teman dan lain sebagainya.

Hal itu semua terjadi karena Allah adalah Tuhan semesta alam dan menyediakan segala sesuatu bukan hanya kepada kita, orang percaya namun juga kepada semua orang atau kepada semua suku-suku atau bangsa-bangsa. Sebagaimana dikatakan Yesus dalam khotbah di bukit bahwa Tuhan memberikan hujan dan matahari yang sama kepada orang benar dan kepada orang fasik. Jika Tuhan juga memberikan berkatNya kepada orang fasik, terlebihlah kita yang hidup di dalam Tuhan.

Tuhan akan menyediakan segala berkat jasmani dan terutama berkat rohani yang sudah membebaskan kita dari dosa serta yang telah memulihkan hubungan kita dengan Allah; yang dulunya sudah rusak oleh karena dosa kita. Kelimpahan belas kasihan Tuhan untuk menyelamatkan digambarkan dari perbuatan Tuhan kepada bangsa Israel walaupun mereka akan kelak dibuang tapi Tuhan tetap menyelamatkan dan menyediakan bagi mereka sukacita dalam perjamuan makan dan minum dengan kualitas makanan dan minuman yang sangat baik. Demikian baiknya kualitas perjamuan Tuhan dengan manusia di dalam Yesus yaitu pengampunan dosa dan pembebasan dari maut. Akhirnya, perkabungan tidak ada lagi sebab sudah digantikan dengan sukacita. Amin.

Sumber

 

 

 

 

Pendeta F Sianipar, M.Th

Pararat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *