Tuhan menerangi

Ayat harian dari Almanak HKBP: Wahyu 21:23
Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan unutk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Bersama dengan Yesus selamanya adalah suatu kebahagiaan yang seutuhnya. Itulah yang menguatkan iman orang-orang yang percaya kepadaNya. Meskipun banyak penderitaan yang dialami orang-orang Kristen karena mempertahankan imannya, tetapi Allah akan memberikan mahkota kehidupan bagi mereka yang memegang teguh keyakinannya kepada Tuhan Yesus Kristus. Seperti itulah yang terjadi pada masa kekristenan mula-mula di zaman kekaisaran Romawai. Satu peraturan yang harus ditaati oleh penduduk di zaman itu, termasuk orang-orang Kristen sendiri ialah menyembah Kaisar sebagai tuhan. Jika tidak, maka hukuman fisik bahkan kematiaan harus mereka terima. Oleh sebab itu tidak heran jika ada orang-orang Kristen di zaman itu menjadi murtad (meninggalkan imannya) karena takut dianiaya, tetapi ada juga yang rela mati demi mempertahankan imannya kepada Yesus Kristus.

Itulah kabar dari Rasul Yohannes yang menyatakan ada sebuah kota yang tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, karena kemuliaan Allah akan meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Kota itu ialah Yerusalem yang baru. Kalau kita bandingkan dari kita Yesaya 2:1-5, dikatakan bahwa Yerusalem merupakan pusat pengharapan untuk Israel dan segala bangsa lain. Yerusalem yang baru itulah sebagai simbol pengharapan yang akan disediakan Allah kepada orang-orang percaya dan yang taat mempertahankan imannya. Oleh sebab itu, penekanan dalam nas ini ialah di dalam Allah ada pengharapan bagi mereka yang hidup di dalam penderitaan. Ada kepastian dari janji Allah. Janji Allah bukan omong kosong. Seperti lilin yang menyinari kegelapan di malam hari, jauh daripada itu terang Allah akan menyinari kehidupan manusia.

Allah itu terang yang menerangi langkah perjalanan manusia. Bahkan Tuhan Allah akan menjadi penerang abadi bagi setiap umat-Nya. Dengan demikian Allah akan menghibur kita disaat susah dan menguatkan kita disaat senang. Sebesar apapun pergumulan hidup kita di dunia ini, ternyata tidak lebih besar dari kasih yang Allah berikan untuk kita. Percaya dan yang meneguhkan iman ialah langkah terbaik hidup di dalam terang Kristus. Amin!

Renungan: Tetaplah berpengharapan kepada Allah
Pokok Doa: Tuhan mampukan kami untuk hidup di dalam terang kasih-Mu. Amin

Disadur dari Buku Renungan Harian HKBP: Mendekat kepada Allah
HKBP Lubuk Baja, Batam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *