Harapan dan Pembaharuan

Ayat harian dari Almanak HKBP: Yeremia 31:17
Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman TUHAN: anak-anak akan kembali ke daerah mereka.

Anak-anak adalah generasi bangsa, merupakan istilah yang tidak asing lagi didengar. Bila ada peperangan, maka kaum perempuan dan anak-anak pasti mendapat perlindungan ekstra, karena jika mereka ikut terbunuh, maka habislah generasi mereka. Sebegitu pentingnya anak-anak bagi bangsa dan negara sehingga patutlah pendidikan dan moralitas anak harus dibangun sedini mungkin. Sebab jika moralitas anak maupun generasi muda hancur, maka tidak ada gerakan pembaharuan dan habislah harapan bangsa dan negara.

Itulah yang sekarang ini sedang terjadi, dimana moralitas anak dan generasi muda hancur oleh kepentingan ekonomi hiburan melalui televisi, radio, handphone dan internet. Sangat mudah untuk mengakses hiburan yang merusak mental namun sangat sulit untuk memulihkan mental dan moralitas anak yang sudah rusak.

Firman Tuhan melalui nabi Yeremia mengatakan, “Masih ada harapan untuk hari depanmu, …….anak-anak akan kembali ke daerah mereka”, yang memberi jalan bagi kita, bahwa bagi Tuhan segalanya mungkin. Tuhan selalu memberi pembaharuan dalam hidup kita dan meletakkannya dalam hati kita, sehingga kita tinggal dimana seharusnya kita tinggal. Karena itu, apa yang akan kau lakukan sekarang, lakukanlah sekarang, jangan tunggu sampai esok. Sebab yang kita katakan esok akan dimulai dari sekarang. Allah akan terus memperbaharui kita melalui generasi yang lebih muda. Inilah tugas orang tua di masa yang semakin sulit ini, bahwa sesibuk-sibuknya mereka, pendidikan dan kesejahteraan, kasih sayang dan perhatian harus tetap diberikan kepada anak. Tidak menunggu sampai besok, tetapi mulai dari sekarang. Uang memang perlu, tetapi apalah arti uang jika seseorang yang menggunakannya tidak dapat menggunakannya dengan baik, semuanya akan terbuang.

Oleh karena itu, hendaknya Firman Tuhan dalam Ulangan 6:6-9 itu terngiang dalam hati kita: “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring, apabila engkau bangun……. mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, …… menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.” Amin!

Renungan: Mulailah pembaharuan dari sekarang, jangan tunggu esok.
Pokok Doa: Tuhan baharuilah hati dan pikiran kami supaya dapat mengajarkan pembaharuan kepada generasi muda gereja, bangsa dan negara. Amin

Disadur dari Buku Renungan Harian HKBP: Mendekat kepada Allah
HKBP Lubuk Baja, Batam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>