Allah tidak ingin kita dalam murka

Ayat harian dari Almanak HKBP: 1 Tesalonika 5:9
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan untuk Yesus Kristus, Tuhan kita.

Seseorang yang melamar suatu pekerjaan untuk bekerja pada suatu instansi baik pemerintahan atau swasta, pastilah orang tersebut melalui suatu proses yang diberlakukan oleh instansi tersebut. Setiap proses akan membutuhkan suatu pengorbanan dan ketabahan. Tidak ada suatu peristiwa tanpa proses. Untuk tumbuh dan berkembang kita perlu proses hanya kadang kala tidak semua pribadi mau tabah dalam proses tersebut. Ada saja yang ingin “loncat pagar” sogok sana, sogok sini. Tidak heran kalau akhirnya banyak pekerja atau pejabat tidak menjabat sesuai dengan porsinya, dampaknya adalah pembangunan tidak baik, pertumbuhan juga tidak sesuai dengan yang diharapkan.┬áKehancuran itulah ganjarannya, sesungguhnya sang pekerja itu pun menderita, bekerja tidak pada porsinya, akhirnya berbuat jahat. Dari sini kita belajar bahwa kesalahan yang satu akan mengundang kesalahan yang lain. Konsekwensinya adalah “murka”, penjara dan juga hukum sosial berlaku terkenal karena sebagai koruptor, perampok dan penjarah.

Sesungguhnya keadaan ini menyimpang dari kehendak Allah. Dia tidak ingin umatNya dalam murka, derita karena dosa melainkan agar bahagia dan sejahtera. Manusia yang membuat dirinya dan alam sekitarnya menderita. Upah dari dosanya yakni maut. Agar manusia tidak binasa, maka Allah datang dalam diri Tuhan Yesus untuk mengampuni dan menyelamatkan manusia. Oleh sebab itu, datanglah pada Dia, jangan keraskan hati, terimalah Yesus, jauhilah laranganNya! Amin.

Renungan: Upah dosa adalah maut!
Pokok Doa: Tolonglah kami Tuhan untuk selalu mengingat betapa besar anugerah yang Kau berikan bagi kami. Amin

Disadur dari Buku Renungan Harian HKBP: Mendekat kepada Allah
HKBP Lubuk Baja, Batam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *