Mama Selalu Mengorbankan Punggungnya

Masih segar di ingatan, saat kecil kami sering menjadi sasaran kemarahan Papa. Karena pengaruh alkohol Papa cenderung cepat marah. Kalau lagi kesal ada saja barang yang dia lempar, atau memukulkannya kepada anak yang ada di dekatnya. Sering pukulan itu meninggalkan bekas, biru atau lembam. Sakit tidak hanya fisik tapi kami terluka. Tidak hanya kami terluka, mama selalu ikut sedih.

Pararat