Sejarah berdirinya Gedung Sekolah Minggu HKBP Lubuk Baja Pos Muara Takus

Pada awal Maret 2002 direncanakan Jemaat yang berdomisili di Wijk Muara Takus Jodoh sekitarnya untuk membentuk Sekolah Minggu di Muara Takus yang diprakarsai Diakones E. br. Lumban Tobing. Jumlah anak-anak Sekolah Minggu pada awalnya adalah berjumlah 20 orang dan tempat anak-anak Kebaktian setiap minggu dilaksanakan di rumah Kel. F. Simanjuntak / br. Tampubolon dan guru Sekolah Minggu dari Lubuk Baja diantaranya Libur Sianipar, Br. Sitorus, Maruli Manullang, Br. Pasaribu.

Kebaktian anak-anak berjalan seperti biasa sampai Mei 2009. Seiring dengan itu Jumlah anak-anak sudah mencapai ± 90 orang dan sudah tidak memungkinkan mengadakan kebaktian di rumah, karena sudah sangat sempit. Pada saat Partangiangan Lingkungan Wijk Muara Takus (Kebaktian Orangtua), tepatnya Tgl. 3 Juni 2009 di rumah Kel.S. Nadapdap / br. Tarihoran, direncanakan untuk mendirikan Gedung Sekolah Minggu yang lebih besar.Puji Tuhan Kel. B. Hasibuan / br. Manalu dengan ikhlas memberikan lahan seluas 8 x 15 m,untuk tempat dibangunnya Gedung Sekolah Minggu tersebut.

Selanjutnya, Jemaat membentuk Panitia Pembangunan,yang terdiri dari :

Ketua : Bpk. J. Hutabarat
Sekretaris : Bpk. A. Lubis
Bendahara : Bpk. R. Siregar

Pada tanggal 04 Juli 2009 diadakan Peletakan Batu Pertama yang dipimpin oleh Pdt. PT. SITIO, S.Th., Pdt. SML. SIAHAAN, M.Th, Biv. TR br. SITOMPUL, dan Diakones Br. HUTAPEA.

Pembangunan Gedung Sekolah Minggu berjalan dengan cara swadaya jemaat dan gotong royong setiap hari Sabtu dan Minggu sore. Untuk pembangunan tersebut HKBP Lubuk Baja memberi bantuan sebesar Rp. 5 juta dan seluruh biaya Pembangunan Gedung Sekolah Minggu tersebut diperkirakan sekitar Rp. 60 juta.

Pada Tgl. 30 Nopember 2009, Gedung Sekolah Minggu tersebut sudah hampir selesai dan pada saat itu anak-anak memulai Kebaktian di Gedung yang baru. Pada Tgl. 11 Desember 2009, diadakan syukuran sekaligus Perayaan Advent Natal yang dipimpin oleh Pdt. JR. SITORUS, S.Th (Pendeta Ressort Batam) dan seluruh Full timer dari HKBP Lubuk Baja. Pada saat syukuran tersebut guru-guru Sekolah Minggu wijk Muara Takus terdiri dari : Listra Pasaribu, Marsaulina br. Siahaan, Yuliana br. Sitanggang, Helda br. Siahaan dan Melva br.Napitupulu.

Dan sampai sekarang anak-anak Sekolah Minggu Wijk Muara Takus telah berjumlah ± 120 orang dan setiap minggunya melaksanakan ibadah di Gedung tersebut.

Dikirim oleh: St. D. Siahaan
Sintua Wijk Muara Takus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *