Natal yang asyik

Bagaimanakah membuat Natal Sekolah Minggu yang khidmad dan tidak berisik? Pengalaman saya Natal Sekolah Minggu di HKBP dimana-mana berisik dan bising sekali.

Jawab:

Saya tidak bisa membayangkan jika ada puluhan apalagi ratusan anak-anak berkumpul dapat tercipta suasana hening, khidmad dan khusuk apalagi berlama-lama. Anak-anak dimana-mana selalu bergerak, bersuara spontan, riang gembira. Memaksa anak-anak diam selama sejam sama saja dengan menyiksa. Sebab itu pokok masalahnya bukanlah membuat natal Sekolah Minggu yang khidmat dan hening, tetapi Natal Sekolah Minggu yang asyik, ramai dan membahagiakan serta mengesankan (salah satu alat ukurnya: tanya kepada anak-anak sesudah natal berakhir apa kesannya).

Anak-anak sangat mudah terganggu konsentrasi atau pecah perhatiannya. Sebaliknya juga mudah sekali berkonsentrasi. Lihat saja perangai anak-anak ketika menonton televisi kegemarannya atau sibuk dengan mainan yang disukainya. Karena itu tugas kita sebagai pelaksana adalah membuat acara Natal SM itu sangat menarik dan bagus sehingga anak-anak tanpa disuruh-suruh atau dibentak dengan senang hati berkonsentrasi mengikutinya. Di sini kita bisa menggunakan segala alat bantu yang ada untuk menarik perhatian anak-anak. Saran saya gunakanlah segala kekayaan warna, corak dan gambar, bentuk, nada dan irama, gerak dan tari untuk mengajak anak-anak merayakan kedatangan Yesus.

Salah satu hal yang patut dicatat adalah pengaturan waktu. Seringkali acara natal Sekolah Minggu itu (berhubung banyaknya anak yang harus dilibatkan) terlalu lama sehingga melelahkan. Kebetulan di HKBP kita memiliki tradisi bahwa dalam acara natal Sekolah Minggu selalu ada kegiatan anak-anak maju ke depan mendeklamasikan ayat firman Tuhan. Itu tradisi baik dalam rangka pemerataan peran. Namun dampaknya kadang acara menjadi sangat membosankan.

Pertanyaan:
Acara apakah yang bisa tetap melibatkan semua anak (orangtuanya pasti senang, sebaliknya jika anaknya tidak terlibat orangtuanya akan menggerutu) namun dikemas singkat dan padat.

Tanya Jawab ini dikutip dari tulisan Pdt. Daniel T.A. Harahap
Judul: Mari merayakan Natal (1)

HKBP Lubuk Baja, Batam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *