waktu

Masa lalumu membuatmu makin pahit atau manis

Seorang wanita dijahatin oleh pria pacarnya. Sejak itu, ia benci dengan laki-laki. Ia menghindar dan menutup hatinya. Seorang wanita yang lain, dijahatin oleh pacarnya, tetapi kemudian hal itu menginspirasinya untuk menulis novel dan buku soal menyikapi suatu hubungan. Satunya menjadi pahit hati, satu membuahkan sesuatu yang manis.

segelas susu

Segelas susu

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya.

hidup

Ketika hidup tak sempurna

Tiga bersaudara dan seorang sahabat mereka—semuanya wanita—sedang dalam perjalanan ke luar kota dengan mengendarai mobil. Dua kakak yang tertua sudah mahir mengemudikan mobil, dan merekalah yang menyetir bergantian di awal perjalanan. Sementara si bungsu baru saja mendapatkan SIM, dan sangat ingin merasakan nikmatnya mengemudi.

kaktus

Mengucap syukurlah senantiasa

Kita sering minta pada Yesus setangkai bunga segar,
tetapi kadang yang kita dapat kaktus berduri.
Kita minta pada Yesus binatang mungil yang cantik,
namun yang kita dapat ulat yang jelek berbulu.
Kita sedih….protes. …dan kecewa…
Betapa tidak adilnya.
Namun di kemudian hari,
Kaktus itu berbunga indah, bahkan sangat indah.

Pensiunan Sintua

St.Drs. DJ Pasaribu, MPd (Wijk Baloi Center), St. P. Siahaan ( Wijk Bengkong), St. J.M. Manurung (Wijk Baloi Center), St.W Simanjuntak (Wijk Bengkong)

salib yesus

Darah Yesus Kristus Yang Menyelamatkan

Hari ini, sesuatu yang luar biasa bisa disaksikan saat keempat punguan naposo di gereja kita ditambah satu punguan dari pos kebaktian kita di Muka Kuning bersepakat menghayati pengorbanan Yesus dalam sebuah kegiatan yang kita namakan Oratorium Via Dolorosa menjelang Paskah (kebangkitan Yesus) yang esok subuh kita rayakan. Bukan sebuah kebetulan, melihat segala proses kegiatan ini…

Anak Manusia Menderita dan Mati Untuk Kita

Apakah kita pernah mencatat dalam buku kita, bahwa kita akan mati kelak sesuai dengan waktu yang ditentukan Tuhan? Atau, pernahkah saudara mempersiapkan diri untuk ‘mati’? Atau, barangkali takut mati?. Sekarang kita disuguhkan sebuah khotbah

Prinsip-Prinsip Salib

Bagaimana Allah menggenapi penyelamatan atas manusia? Apa yang Dia lihat pada salib penghukuman yang kejam itu? Apa yang terjadi tatkala Putra-Nya yang tunggal dan amat dikasihi-Nya itu mencucurkan darah, bergumul, berseru, “Sudah selesai,” dan kemudian menyerahkan nyawa-Nya?